Sabtu, 03 November 2012

Jenis-Jenis Makanan Sehat Pengganti Nasi

 Jenis-Jenis Makanan Sehat Pengganti Nasi

      Saat menjalankan program diet, kebanyakan orang lantas menyingkirkan nasi dari daftaf menu sehari-hari. Mereka hanya mengkonsumsi buah atau sayur saja. Alasannya, nasi merupakan sumber karbohidrat tertinggi yang membuat tubuh semakin subur. Padahal untuk keberhasilan diet, Anda juga membutuhkan menu seimbang, termasuk asupan karbohidrat yang wajib dipenuhi. Untuk menggantikan nasi, Anda dapat memilih alternatif berikut:

Pasta

      Makanan ini sering kali dihindari karena dianggap sebagai makanan jahat yang banyak mengandung karbohidrat dan gluten. Menurut Rania Batayneh, ahli gizi dan penulis buku'The 1:1:1 Diet', pasta ini sebenarnya merupakan makanan sehat. Tidak hanya tinggi asam folat, tapi juga rendah lemak. 
      Indeks glikemiknya juga termasuk rendah, yakni 4.1, hampir sama dengan buah pir. Pasta ini bahkan memiliki glukosa yang lebih rendah dari berbagai jenis roti. Untuk mengkonsumsi secara sehat, jauhkan pasta dari saus yang biasa menyertainya, ganti dengan daging tanpa lemak sebagai sumber protein yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama. 

Jagung

       Jagung merupakan sumber karbohidrat yang juga kaya akan antioksidan. Selain itu, jagung juga merupakan pemasok vitamin B, serat, mineral, dan pigmen warna jagung yang erat kaitannya dengan kesehatan mata dan pelindung paru-paru. Saat berbelanja, pilih jagung organik untuk menghindari kontaminasi pestisida. Jagung ini dapat dicampurkan ke dalam sup ayam ataupun salad untuk menu sarapan.

Kentang

      Kecuali Anda memilih french fries, kentang bukanlah makanan yang harus dihindari. Nutrisinya memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Vitamin C, vitamin B, zat besi, kalsium, kalium, dan serat. Ini adalah kemasan praktis pengganti nasi yang menyehatkan. Kentang juga memiliki pati resisten yang dapat membantu pembakaran lemak dalam tubuh. 
     "Seperti serat, pati ini tahan mengisi perut, tetapi tidak bisa dicerna dan diserap, dan studi menunjukkan bahwa hal inilah yang  memicu tubuh untuk membakar lebih banyak lemak. Satu studi menemukan bahwa, mengganti hanya 5,4 persen dari total asupan karbohidrat dengan pati resisten, menghasilkan peningkatan 20 hingga 30 persen pembakaran lemak," ujar Batayneh. 

Sagu

       Sagu adalah jenis makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Jenis makanan ini banyak ditemui di wilayah Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Irian serta sebagian di wilayah Sulawesi. Pada dasarnya sagu menjadi bahan makanan pokok pengganti nasi bagi masyarakat yang minim akan tanaman padi. Beras hanya dikonsumsi pada saat waktu tertentu saja, selebihnya mereka akan mengkonsumsi sagu, jagung, umbi-umbian dan ketela. 
       Jenis makanan pokok ini berasal dari sari pati umbi-umbian, sering digunakan sebagai bahan makanan lainnya. Sagu sebenarnya memiliki peran yang sama seperti beras dan jagung pada umumnya yaitu sebagai sumber makanan pokok yang mengandung unsur karbohidrat.Manfaat sagu diantaranya yaitu sebagai sumber karbohidrat yang digunakan untuk mengganti beras, dapat mengatasi pengerasan pada pembuluh darah, mengatasi sakit pada ulu hati serta membantu mengatasi perut kembung.
         Adapun kandungan zat yang terdapat pada bahan makanan ini ialah 94 gram karbohidrat, memiliki 355 kalori untuk setiap 100gram nya, 0,2 gram protein, 0,5 gram serat, 10 mg kalsium, 1,2 mg besi, lemak, karoten, serta asam askorbat dalam jumlah yang kecil. Jadi mengkonsumsi sagu dapat membuat tubuh menjadi seimbang.

Roti Gandum

        Roti gandum memang sangat baik di konsumsi, selain mengandung banyak vitamin dan zat-zat penting bagi tubuh roti ini juga memiliki energi yang cukup besar sebagai asupan makan sehat bagi tubuh. Yang terkenal yakni roti gandum Eropa, roti yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi roti baguette roti ini sering dikonsumsi oleh masyarakat Eropa. Faktanya roti ini ternyata lebih sehat dan mengenyangkan dibanding dengan roti yang biasanya kita konsumnsi dengan menggunakan mentega.

       
        Roti gandum Eropa ini padahal dibuat hanya berbahan dasar tepung terigu dan juga air. Tanpa menggunakan mentega dan gula. Kandungan seratnya lebih banyak dibandingkan dengan roti di indonesia cukup gurih. Rasanya mungin dibilang agak hambar, karena orang-orang sana menjadikan roti gandum ini sebagai makanan pokok, Cara makannya pun ditemani dengan lauk lainya seperti sup, dan juga daging.
        Berikut adalah manfaaat dari roti gandum:Berminat mencoba roti gandum ala Eropa ini, nah untuk pembuatannya pun terbilang cukup mudah dan tidak menyita banyak waktu, karena dibuat dengan bahan-bahan yang tidak ribet. Kalau diajak pergi ke eropa kita jangan kaget melihat masyarakatnya begitu terbiasa menikmati satu buah roti gandumg panjang, dibanding dengan satu piring nasi. Karena mereka faham bahwa roti gandum dinilai lebih sehat untuk tubuh.

-Di dalam roti gandum ini terdapat fiber yang berkhasiat mencegah sembelit, wasir, dan penyakit usus lainnya.
-Mencegah penyakit kanker, terutama kanker usus dan payudara.
-Fiber juga membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat), serta befungsi menurunkan resiko penyakit jantung.
-Mengatasi diabetes, Kandungan fiber juga akan membantu tubuh anda agar tetap langsing karena hampir tidak mengandung kalori sama sekali, kandungan gandum juga membuta kita merasa cepat kenyang.
-Roti gandum juga memiliki serat yang banyak, sehinga lebih mudah dicerna oleh pencernaan tubuh.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar